Sabtu, 11 Mei 2019

Bercita-cita Untuk Terlahir ke Tanah Suci Sukhavati



Ketika usiaku masih muda, sutra yang paling kukagumi adalah “Avatamsaka Sutra”, “Surangama Sutra”, “Sutra Lotus”, serta sutra dan sastra besar, setelah belajar selama 30 tahun, apakah saya mencapai pencerahan? Tidak ada. Apakah saya mencapai samadhi? Juga tidak ada. Apakah saya memiliki keyakinan bisa keluar dari roda samsara? Tidak yakin.

Suatu kali ketika sedang memberi ceramah “Avatamsaka Sutra” bagian terakhir, membaca bahwa Bodhisattva Manjusri dan Bodhisattva Samantabhadra membangkitkan tekad terlahir ke Alam Sukhavati, belajar pada Buddha Amitabha, sampai di sini saya begitu tercengang, bayangkan saja, Bodhisattva Samantabhadra adalah teladanku, sosok yang paling kukagumi, tak disangka Beliau juga melafal Amituofo bertekad terlahir ke Alam Sukhavati, barulah bisa meraih keberhasilan! 

Ini memberi petunjuk yang besar pada diriku, kami berpikir, apakah kami bisa sebanding dengan Bodhisattva Manjusri dan Bodhisattva Samantabhadra? Mereka adalah Maha Bodhisattva, Mereka saja memilih Pintu Dharma Pelafalan Amituofo, apakah pilihan Mereka akan salah?

Sejak itu saya melepaskan seluruh sutra dan sastra besar, dimulai dari ketika berusia 85 tahun, saya menfokuskan diri memberi ceramah “Sutra Usia Tanpa Batas”, menfokuskan diri melatih Pintu Dharma Tanah Suci. Tujuanku hanya satu yakni terlahir ke Alam Sukhavati, mengikuti jejak Bodhisattva Manjusri dan Bodhisattva Samantabhadra yang telah terlahir ke Alam Sukhavati, saya telah memilih jalan yang sama dengan Mereka, dan Jalan ini merupakan jalan yang penuh kepastian. Sungguh bersukacita!

Dari mana datangnya sukacita tersebut? Dari keyakinan hati yang penuh kepastian, asalkan membangkitkan keyakinan dan tekad melafal Amituofo pasti berhasil terlahir ke Alam Sukhavati. Begitu mudah, begitu praktis, kalau tidak sudi melakukannya, maka cuma cari masalah sendiri.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 1 Oktober 2016

我年輕的時候,心裡頭最羨慕的,《華嚴》、《楞嚴》、《法華》,大經大論,學了三十年有沒有開悟?沒開悟,有沒有得三昧?沒得三昧,生死有沒有把握?沒把握。《華嚴經》講到最後,看到文殊、普賢發願往生極樂世界,親近阿彌陀佛,我看到這段經文寒毛直豎,流汗,文殊、普賢是我們年輕人的榜樣,心目當中最仰慕的人,沒有想到他還是念佛往生極樂世界才成就的!這給我們很大的啟示,我們想想,我們跟文殊普賢怎麼比?他今天選的法門,難道還會選錯嗎?所以我把大經大論都丟掉了,都放下了,八十五歲開始,專講《無量壽經》,就講這個本子,專修這個法門。目的是什麼?目的是求生極樂世界,追隨文殊菩薩、普賢菩薩,我跟他走一條路,這個路有把握能走得通,歡喜!歡喜從哪裡來的?有把握,只要信願持名就決定得生。這麼容易,這麼簡單,再不幹,自己找自己麻煩,錯了。

文摘恭錄 — 二O一四淨土大經科註  (第三七四集)  2016/10/1



tulisan diatas dicopas dari: https://www.facebook.com/groups/negeriteratai/permalink/449025518996572/